Personal

Kenapa Harus Takut Bermimpi?

“Bermimpilah, karena dengan bermimpi kamu hidup!”

Saya pernah mengalami suatu fase didalam hidup, dimana pemikiran saya mengkonstruk nilai-nilai to keep everythings right on the track… menuntut saya untuk tidak berkembang karena terlalu nyaman duduk di bangku bernama zona nyaman.

Membuat saya untuk takut bermimpi.

Seiring berjalannya waktu, saya sadar bahwa saya tidak merasa hidup dan tidak menjadi diri saya sendiri jika hanya memposisikan diri berada dalam lingkaran zona nyaman.

Bukankah dalam Al-Qur’an surat Ar-Rad ayat 11, Allah telah menjanjikan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak merubahnya?

Allah juga menjanjikan di dalam Al-Qur’an surat Al-Mukmin ayat ke-60, “Berdo’alah kepada-Ku niscaya Aku perkenankan bagimu.”

Jadi kenapa harus takut untuk bermimpi?

Selama kita melibatkan Allah dalam setiap mimpi kita dan berusaha menjadi yang terbaik, selalu ada jalan.

Untuk itu, saya tidak pernah merasa puas dengan pengalaman-pengalaman yang sudah saya lalui, saya ingin menghabiskan kegagalan di masa muda, atau istilahnya bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Saya ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Bertemu dengan banyak wajah-wajah baru dan bertukar pikiran. Menjelajahi bumi lebih luas lagi dan mengagumi kebesaran-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s